Orang Berwajah Lebar Membuat Orang Lain Bertindak Egois

Serangkaian studi oleh dua asisten profesor UC Riverside menunjukkan individu berperilaku lebih egois ketika berinteraksi dengan orang dengan wajah yang lebih lebar.
Kredit: Luis Sanz
Dua asisten profesor manajemen di University of California, Riverside dan beberapa peneliti lain telah menunjukkan bahwa orang dengan wajah yang lebih lebar bertindak lebih agresif, kurang dapat dipercaya dan lebih cenderung untuk terlibat dalam penipuan.

Baru-baru ini, dalam sebuah makalah yang baru saja diterbitkan, mereka telah menunjukkan, dalam empat serangkaian penelitian, bahwa individu cenderung berperilaku lebih egois ketika berinteraksi dengan orang dengan wajah yang lebih lebar dan perilaku egois ini memunculkan perilaku egois pada orang lain.

"Ini jelas menunjukkan bahwa perilaku ini juga didorong secara sosial, bukan hanya didorong secara biologis," kata Michael P. Haselhuhn, asisten profesor manajemen di UC Riverside School of Business Administration, yang merupakan penulis utama makalah tersebut. Dalam penelitian tersebut,  Michael P. Haselhuhn dibantu oleh Elaine M. Wong, juga seorang asisten profesor manajemen di UC Riverside, dan Margaret E. Ormiston, asisten profesor perilaku organisasi di London Business School. Makalah yang berjudul, "Self-Fulfilling Prophecies as a Link between Men's Facial Width-to-Height Ratio and Behavior," tersebut diterbitkan dalam jurnal PLoS ONE.

Makalah ini dibuat berdasarkan dua makalah sebelumnya yang ditulis oleh Haselhuhn dan Wong.

Dalam sebuah makalah di tahun 2011, "A face only an investor could love: CEOs' facial structure predicts their firms' financial performance," yang diterbitkan dalam jurnal Psychological Science, mereka menemukan orang dengan muka yang lebih lebar cenderung untuk memimpin lebih sukses dalam finansial perusahaan.

Dalam makalah lain yang berjudul "Bad to the bone: Facial structure predicts unethical behaviour," yang diterbitkan bersama Ormiston dalam jurnal Proceeding of Royal Society B pada tahun 2012, mereka menemukan orang dengan wajah yang lebih lebar lebih mungkin untuk berbohong dan menipu.

Kedua makalah diatas, ditambah makalah yang baru saja diterbitkan, menunjukkan pentingnya mekanisme yang mendasari kekuasaan, kata Wong.

"Orang-orang harus berpikir lebih hati-hati tentang bagaimana mereka menggunakan kekuasaan dan bagaimana mereka dapat menggunakannya dalam cara yang bermanfaat," katanya.

Karya ini juga menunjukkan pentingnya penampilan ketika memilih CEO, terutama karena CEO merupakan wajah dari suatu organisasi.

"Kami tidak mengharapkan organisasi untuk memilih CEO mereka didasarkan pada bentuk wajah, tapi kesan pertama memang penting," kata Wong.

Keempat penelitian yang dilakukan sebagai bagian dari makalah yang baru saja diterbitkan melibatkan antara 131 sampai 207 partisipan.

Dalam studi pertama, para peneliti membentuk hubungan antara rasio lebar-tinggi wajah (facial width-to-height ratio = fWHR) dengan kepentingan pribadi yang umum, menunjukkan bahwa pria dengan rasio fWHRs tinggi berperilaku lebih egois ketika membagi sumber daya antara mereka dan mitranya.

Dalam dua penelitian selanjutnya, para peneliti memeriksa keputusan yang sama dari sudut pandang mitra dan menunjukkan bahwa sang mitra mengubah perilaku mereka didasarkan pada target fWHR.

Dalam studi terakhir, mereka menunjukkan hubungan antara fWHR dan perilaku, yang bukan hanya dapat dikaitkan dengan faktor biologis, tetapi juga merupakan fungsi respon sosial terhadap struktur wajah seseorang.
Share this article :
 
Comments
16 Comments

+ comments + 16 comments

11 Desember 2013 02.57

baru tau,

http://i66m.blogspot.com/2013/12/program-program-tv-tahun-2013-di.html

7 November 2014 14.46

wow sangat inspiratif dan memberi pengetahuan, sangat memberikan solusi

Bagus tipsnya, semoga dengan mengikuti tips di atas manjur dengan sempurna, terima kasih sudah berbagi. Tips Kesehatan dan Kecantikan

Terimakasih informasinya

Kulit sangat mudah terserang penyakit, salah satunya jerawat sering dan masalah wajah lainnya sering terkena pada kulit kita. Tapi dengan membaca artikel di atas tentunya menjadi lebih mudah cara mengatasi jerawat. Tips Kesehatan dan Kecantikan

Terimakasih informasinya gan.

9 Juni 2015 08.10

Oke fix, salam sehat.

Salam sehat gan.

16 Juni 2015 09.31

Salam sehat gan

20 Juni 2015 10.50

Salam sehat

Thanks for sharing

1 Juli 2015 09.19

Salam sehat

Thanks for sharing

6 Oktober 2015 10.25

Salam sehat

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. info-kes.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger