Mengkonsumsi Cokelat Dapat Menurunkan Risiko Stroke


Bertambah lagi bukti bahwa mengkonsumsi cokelat dalam jumlah sedang dapat menguntungkan jantung. Hasil penelitian dari sebuah studi baru pada pria Swedia menunjukkan bahwa hal itu juga dapat menurunkan risiko stroke.
 

Parasit Kotoran Kucing Meningkatkan Risiko Bunuh Diri



Parasit yang umum hidup dalam tubuh 10 - 20% orang Amerika dikaitkan dengan risiko tujuh kali lipat lebih tinggi untuk mencoba bunuh diri.

Hasil penelitian tersebut merupakan temuan utama dari penelitian yang dipublikasikan di edisi Agustus Journal of Clinical Psychiatry yang menghubungkan infeksi oleh parasit Toxoplasma gondii dengan percobaan bunuh diri.
 

Pentingnya Tidur Bagi Kesehatan


Mengapa Tidur Penting?
Tidur, seperti  aktivitas gizi dan fisik, merupakan faktor penentu penting dalam kesehatan. Tidur juga merupakan kebutuhan pokok bagi kesehatan bayi, anak, dan remaja untuk membantu dalam proses pertumbuhan tubuh. Kurang tidur dan gangguan tidur yang tidak diobati mempengaruhi pola dasar perilaku yang negatif serta dapat mempengaruhi kesehatan keluarga dan hubungan interpersonal.
 

Angka Kejadian Kanker Diperkirakan Meningkat Hingga 75% Pada Tahun 2030


Menurut peneliti Perancis, angka kejadian kanker diperkirakan akan meningkat lebih dari 75% pada tahun 2030 di negara maju, dan lebih dari 90% di negara berkembang. Studi ini pertama kali dipublikasikan secara online di Lancet Oncology.


Para peneliti, dipimpin oleh Dr. Freddie Bray dari Badan Internasional untuk Riset Kanker (IARC) di Lyon, Perancis, dikumpulkan untuk menentukan bagaimana gambaran pola yang sekarang terjadi dan bagaimana polanya di masa depan dari kejadian dan kematian berbagai jenis kanker di berbagai negara dengan berbagai tingkat perkembangan, yang diukur dengan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) mereka.
 

Madu, Pemanis Tertua yang Dikenal Manusia




Madu adalah pemanis tertua yang dikenal manusia. Sebuah pepatah Inggris mengatakan, "Sejarah madu berjalan bersama dengan sejarah umat manusia." Dalam Gua Aranha dekat Valencia, Spanyol, lukisan mural tua yang berusia 9.000 tahun menggambarkan pria yang sedang mengumpulkan madu dari tebing sementara diserang oleh lebah. Mural serupa juga ditemukan di Afrika Selatan dan India.
 

Acara Kekerasan Menggangu Pola Tidur Anak-Anak



Ada bukti lebih lanjut bahwa menonton acara kekerasan di TV, bioskop atau di komputer dapat secara signifikan mengganggu tidur anak-anak.
Anak-anak berumur antara 3 hingga 5 tahun yang terpapar hanya untuk materi yang sesuai dengan usianya sejam sebelum tidur adalah 64 persen lebih rendah untuk memiliki jenis gangguan tidur, seperti sulit tidur, kesulitan untuk tetap tidur atau mimpi buruk, menurut sebuah penelitian nyang baru-baru ini di release.
Mungkin mengejutkan, konten "kekerasan" bahkan mungkin termasuk dalam acara anak-anak populer seperti SpongeBob SquarePants, kata penulis utama studi tersebut, Michelle Garrison.

"Membuat perubahan yang relatif sederhana dalam apa yang anak-anak yang tonton adalah perubahan yang layak dilakukan," kata Garrison, seorang peneliti utama di Pusat Kesehatan, Perilaku dan Perkembangan Anak di Seattle Children Research Institute. "Kadang-kadang orang tua merasa kewalahan oleh gagasan menyingkirkan TV sama sekali, tetapi mengubah (switching) chanel yang sesuai dengan usia anak dapat membuat perbedaan besar."

Studi ini akan diterbitkan dalam edisi September di jurnal Pediatrics, dan telah dirilis online pada tanggal 6 Agustus yang lalu.

Sejumlah penelitian telah mengaitkan penggunaan media dengan masalah tidur, tapi sebagian besar penelitian ini meneliti anak dari berbagai usia dan berbagai penggunaan media. Penelitian-penelitian ini juga belum jelas menggambarkan apakah menonton sesuatu sebelum tidur yang merangsang gangguan tidur ataukah isi dari media yang ditonton yang memainkan peran.

Penelitian ini melibatkan hampir 600 anak usia 3 sampai 5 tahun yang tinggal di daerah Seattle. Keluarga secara acak dipilih untuk menjadi salah satu dari dua kelompok: Satu kelompok menerima kunjungan rumah, panggilan telepon untuk tindak lanjut dan surat dengan isi pelatihan tentang bagaimana membuat pilihan media yang baik untuk anak-anak mereka, kelompok lain hanya menerima surat tentang gizi.

Para peneliti tidak berusaha untuk mengurangi jumlah jam penggunaan media. Tujuannya bukan adalah untuk mengurangi konten kekerasan dan usia-pantas.

Jenis-jenis program yang dianggap tidak tepat dengan usia mungkin mengejutkan Anda.
"Seorang anak berumur 8 tahun dapat menonton superhero dan memahami bahwa itu bukan apa yang terjadi dalam kehidupan nyata," kata Garrison. "Tapi konten yang sama dapat menakutkan untuk anak berumur 3 tahun. Ide bahwa orang dapat meledak adalah menakutkan bagi anak 3 tahun.." 
Garrison mengatakan, penelitian menunjukkan bahwa orang tua seharusnya lebih memilih acara seperti Sesame Street, Curious George dan Dora the Explorer. "Acara-acara ini dapat bermanfaat bagi anak-anak prasekolah, karena mereka menekankan hal-hal seperti membaca, menghitung angka dan keterampilan sosial," katanya.

"Ketika anak-anak dalam kelompok usia ini menyaksikan media kekerasan atau tontonan yang tak pantas di usianya, mereka lebih mungkin untuk memiliki mimpi buruk, mengalami kesulitan tidur dan bangun pada malam hari," kata Garrison.

"Jelas, anak-anak memproses informasi ketika mereka tidur. Jika kekerasanu adalah hal terakhir yang mereka lakukan sebelum tidur, mereka akan memprosesnya sewaktu mereka tidur," kata Dr. Sangeeta Chakravorty, direktur Pusat Evaluasi Tidur Anak di Rumah Sakit Anak Pittsburgh.

Idealnya, kata Garrison, anak-anak usia ini jangan terpapar dengan media apapun satu jam sebelum mereka tidur.

"Bahkan, tontonan dengan konten yang benar-benar baik masih bisa menjadi masalah untuk tidur," katanya. "Ketika anak-anak membaca buku atau bermain dengan mainan sebelum tidur, otak dapat mengontrol kecepatannya. Hal ini berbeda jika mereka menonton media sebelum tidur, media merangsang otak mereka untuk lebih cepat ketika otak itu sendiri mencoba untuk memperlambat.."

Chakravorty setuju. "Stimulasi Elektronik pada waktu tidur dapat mempengaruhi tidur anak Anda dan mempengaruhi proses berpikir mereka," katanya. "Lebih baik untuk menghindari paparan sama sekali setidaknya satu jam sebelum tidur Tetapi jika anak-anak Anda menonton sesuatu sebelum tidur, pastikan itu sesuai dengan usianya.."

Jurnal referensi: http://www.jpeds.com/

 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. info-kes.com - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger